Bupati Fadia Arafiq Serahkan Kado Indah di Bulan Ramadan Untuk Warga Kampung Semonet Baru

PEKALONGAN MEDIA, WIRADESA - Warga Kampung Semonet Baru, Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto mendapat kado indah di bulan ramadan yaitu sertifikat rumah. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dalam kegiatan tarawih keliling, Jumat 21 Maret 2025.

Dengan didapatkannya sertifikat ini warga semonet yang direlokasi bisa lebih tenang menjalani kehidupannya di tempat yang baru. Terhadap warga yang baru menerima sertifikat Bupati Fadia berpesan agar sertifikat yang diperoleh dijaga dengan baik dan tidak dijadikan jaminan pinjaman sembarangan

Baca Juga : Mengenal Motif Batik Kabupaten Batang

“Sertifikatnya jangan sampai dijadikan jaminan pinjaman. Rumah itu sangat penting, jangan sampai tergadai dan akhirnya justru ditempati orang lain. Jaga dengan baik, simpan, dan jalani hidup dengan baik. Insya Allah, jika kita niat mencari rezeki, Allah akan memberikan banyak jalan,” ucap Bupati.

Pemerintah telah berupaya memberikan pemukiman yang baru bagi warga Simonet, harapannya warga selalu menjaga kebersihan lingkungan serta membangun kerukunan

“Rumah sebagus apa pun, kalau tidak ada hubungan baik dengan tetangga, pasti tidak nyaman. Tetangga adalah saudara terdekat kita, jadi mari kita jaga kebersamaan,” pesannya.

Baca Juga : Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pekalongan Ikuti Capacity Building

Salah seorang warga penerima, Turah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah yang telah membantu mereka mendapatkan hunian yang layak

“Kami warga Semonet Baru mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada Ibu Bupati dan seluruh jajaran pemerintah yang telah berjuang untuk memberikan kami rumah layak huni. Kami yang dahulu terdampak relokasi, normalisasi sungai kini bisa hidup lebih nyaman. Semoga ini menjadi amal baik bagi para pemimpin kita dan mendapat berkah dari Allah SWT,” ungkapnya.

Baca Juga : Ketahui 9 Motif Batik Pekalongan dan Makna Filosofinya

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim LH Kabupaten Pekalongan, M. Abduh Ghazali menyampaikan bahwa sejak peletakan batu pertama pada Juni 2024, proyek pembangunan rumah ini ditargetkan 100 unit rumah, 

“Alhamdulillah, saat ini sudah terbangun 98 unit rumah dengan PSU lengkap, termasuk jalan, drainase, air minum, sanitasi, serta subsidi pemasangan listrik baru. 

Lebih lanjut, untuk Mushola dibangun oleh Baznas, sedangkan TPQ dibangun oleh LazisNU. Proyek ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan total anggaran sekitar Rp16 miliar.

Penulis : Marwan Hamid | Editor : Pratiwi

 

Belum ada Komentar

Posting Komentar

Terima Kasih telah berkunjung ke Pekalongan Media.com, kantor berita Pekalongan. Silahkan tinggalkan komentar anda terkait artikel maupun berita yang baru saja dibaca. Redaksi kami menerima kiriman berita, artikel atau informasi lainnya. Silahkan hubungi kontak kami

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

iklan pekalongan media